Persija Jakarta mampu menebus kekalahan mereka di laga perdana delapan besar turnamen Piala Jenderal Sudirman. Dalam partai hidup mati kontra PS TNI, Selasa (15/12) malam, di Stadion Manahan, Solo.
PS TNI yang sama-sama kalah di laga perdana delapan besar mampu mendominasi laga dan memaksa Persija bermain dengan sepuluh pemain karena Ismed Sofyan diganjar kartu merah. Tapi perjuangan anak asuh Suharto AD tak bisa ditebus dengan kemenangan, sebagaimana Persija ungguli mereka dengan skor 1-0 berkat gol penalti Raphael Maitimo.
Babak Pertama
Tak bertele-tele, PS TNI langsung coba membongkar pertahanan Persija Jakarta ketika laga dimulai. Legimin Raharjo langsung melepaskan tembakan spekulasi yang bisa diamankan oleh kiper Persija, Andritany Ardhiyasa. Menit 14', giliran Erwin Ramdani yang mengancam Persija lewat sundulan yang masih melenceng dari sasaran.
PS TNI begitu ngotot dalam menyerang, dan mengendalikan permainan. Sedangkan Persija terkesan lebih sabar menunggu PS TNI memberikan celah untuk kemudian melancarkan serangan balik. Menit 24', kerja sama Erwin dan Choirul Hidayat berhasil membongkar pertahanan Persija. Namun peluang yang kemudian diselesaikan oleh Erwin masih bisa dimentahkan Andritany.
Jelang waterbreak, Persija mulai berani lebih menekan memanfaatkan Raphael Maitimo dan akselerasi Fandi Lestaluhu. Fandi nyaris membuat Persija unggul, umpan silang datarnya membentur pemain belakang PS TNI dan mengarah ke gawang, tapi Dhika Bayangkara secara cantik memblok bola dengan kakinya.
Serangan demi serangan mulai nampak dari Persija. Dhika cukup disibukkan oleh penetrasi anak-anak Macan Kemayoran, meski kiper dari PS TNI itu terus tampil sigap. Menit 39', sepak pojok dari Ismed Sofyan disambut oleh sundulan Syahroni, tapi gagal menemui target.
Lima menit jelang turun minum, Erwin kembali beraksi di kotak penalti Persija dan melepaskan tendangan - yang lagi-lagi bisa digagalkan oleh Andritany. Persija pun menutup serangan mereka di paruh pertama dengan tendangan bebas Ismed Sofyan dari jarak ideal, tapi masih melenceng dari sasaran. Skor imbang tanpa gol pun bertahan.
Babak Kedua
Permainan kedua tim makin terbuka di babak kedua. Petaka pun menghampiri Persija ketika Ismed Sofyan harus menerima kartu kuning kedua karena kedapatan menjegal Erwin Ramdani dengan lutut ke bagian perut. Macan Kemayoran pun bermain dengan sepuluh pemain tersisa sejak menit 54'.
Kalah jumlah pemain memaksa pelatih Bambang Nurdiansyah merombak susunan pemainnya di lapangan. Emmanuel Kenmogne masuk bersama Zikri Akbar, sementara Syahroni yang cukup aktif menghidupkan lini tengah juga harus digantikan.
Kalah jumlah pemain membuat Persija tak bisa berbuat banyak. Selain itu, mereka kerap melakukan pelanggaran sehingga memberikan peluang kepada PS TNI untuk melakukan serangan. Tapi permainan dari PS TNI sendiri tak perkembangan secara signifikan, hanya aksi individu Wawan Febriyanto satu-satunya peluang yang bisa diciptakan setidaknya hingga menit 70'.
Menit ke-77 laga harus dihentikan karena lampu Stadion Manahan beberapa padam. Namun laga kembali dilanjutkan 15 menit kemudian. Tempo permainan kedua tim tidak menurun kendati laga sempat dihentikan. Persija dan PS TNI silih berganti melancarkan serangan.
Usaha Persija akhirnya terbayar pada menit ke-87. Itu setelah Pacho Kenmogne dilanggar oleh Hendri Aprilianto oleh dan jatuh di kotak terlarang. Raphael Maitimo yang jadi ekskutor pun dengan tenang menaklukkan Dhika Bayangkara - meski arah tembakan dari Raphael sudah mampu ditebak oleh Dhika. 1-0 untuk Persija. (goal.com)

0 komentar :
Post a Comment