Home » » Sport

Sport

Written By binprin.com on Tuesday, 15 December 2015 | 08:22

Bekuk Mitra Kukar, Semen Padang Amankan Tiket Semi-Final

Meski harus bermain dengan sepuluh pemain, Kabau Sirah tetap perkasa di hadapan tim Naga Mekes.


Hasil manis mampu diraih Nilmaizar bersama Semen Padang dengan membekuk Mitra Kukar, Selasa (15/12), di Stadion Manahan Solo. Dalam laga yang berakhir dengan skor 2-1 ini, Kabau Sirah harus bermain dengan sepuluh pemain tersisa karena Vendry Mofu diganjar dua kartu kuning.
Kemenangan Semen Padang atas Mitra ini memastikan langkah mereka ke semi-final Piala Jenderal Sudirman. Karena mampu menyapu bersih dua kemenangan di dua laga awal babak delapan besar, di mana sebelumnya mereka membekuk PS TNI.
Babak Pertama
Semen Padang sudah memberikan terapi kejut kepada Mitra Kukar sejak laga baru dimulai. Belum satu menit laga berjalan, striker muda Adi Nugroho sudah mampu menemukan celah dengan lolos dari jebakan offside. Ia pun langsung berhadapan satu lawan satu dengan kiper Mitra Shahar Ginanjar. Hanya saja Shahar masih bisa tenang dan memblok tendangan dari Adi.
Pada laga ini, Mitra arahan Jafri Sastra nampak keropos di lini belakang. Para bek dari Naga Mekes seakan tak terorganisir dengan baik dan mudah dieksplorasi oleh lini serang dari Kabau Sirah. Menit 17', Semen Padang akhirnya mampu mencuri keunggulan lewat aksi Vendry Mofu - pemain asal Papua itu berdiri bebas untuk menyambut bola liar di kotak penalti Mitra usai sepak pojok. 1-0.
Alih-alih menyamakan kedudukan, serangan Mitra malah kerap mudah dimentahkan lini belakang dari Semen Padang yang begitu solid. Menit ke-27, Semen Padang malah mampu menggandakan keunggulan mereka lewat tendangan bebas yang cantik dari Irsyad Maulana. Sepakan eks Arema Cronus mulus meluncur ke arah tiang jauh dan tak mampu dijangkau Shahar 2-0 bagi Semen Padang.
Harapan untuk Mitra mengimbangi Semen Padang muncul ketika pada menit 33', Vendry Mofu diganjar kartu kuning kedua menyusul tekel kerasnya kepada Abdul Gamal. Tanpa protes Vendrr pun pergi meninggalkan lapangan. Unggul jumlah pemain pun dimanfaatkan Jafri dengan menambah energi di lini tengan dengan memainkan Defri Risky serta Syakir Sulaiman.
Kendati kalah jumlah pemain, Semen Padang tak kendur dalam melancarkan serangan - tetap mengandalkan serangan balik khas mereka. Sedangkan Mitra masih kesulitan menciptakan peluang emas hingga paruh pertama usai. Hasilnya, Hengki Ardiles dan kolega menutup 45' menit pertama dengan keunggulan dua gol.
Babak Kedua
Sesuai dugaan, Mitra Kukar yang tertinggal dua gol coba menekan sejak babak kedua dimulai. Kemelut sempat diciptakan Rizky Pellu dan kawan-kawan di kotak penalti Semen Padang. Tapi pemain Semen Padang mampu menerapkan blanket defense dengan sangat baik sehingga peluang demi peluang bisa dikandaskan mereka.
Tak banyak yang bisa dilakukan Naga Mekes meski unggul jumlah pemain. Selain pertahanan solid dipertunjukkan Semen Padang, kreativitas juga sangat minim diperlihatkan anak-anak Tenggarong. Sementara, Semen Padang kerap konsisten menerapkan serangan balik yang cukup berbahaya bagi Mitra yang tengah fokus menyerang.
Irsyad Maulana bisa saja membawa Semen Padang lebih jauh jika saja solo run yang dilakukan winger muda itu tak disia-siakan dengan tendangan jarak jauh yang melenceng tipis dari sasaran. Padahal, ada dua rekannya di antaranya Nur Iskandar yang berdiri bebas dan siap menerima umpan Irsyad.
Lima menit jelang laga usai, Mitra akhirnya mampu mencuri gol. Ironisnya, itu terjadi lewat gol bunuh diri Mamadou Al Hadji yang berniat memotong umpan silang menyusur Michael Orah dari sisi kiri pertahanan Semen Padang. Jandia Eka yang sudah salah posisi pun tak bisa menahan bola hasil benturan kaki Al Hadji. Skor 2-1, Mitra mengejar. (goal.com)

Share this article :

0 komentar :

Post a Comment

.
 
Support : Panduan Blogger
Copyright © 2016. Trend Masa Kini - All Rights Reserved
Edited by Desainer Published by Fajri Yuliansyah
powered by Blogger