Teten Sebut Pemerintah Beri Dukungan Penuh ke KPK Tangani Kasus RJ Lino
Jakarta - KPK menetapkan Dirut Pelindo II RJ Lino sebagai tersangka kasus pengadaan Quay Container Crane (QCC) tahun 2010. Kepala Staf Kepresidenan, Teten Masduki menyebut pemerintah yakin KPK akan profesional dalam mengusut kasus ini.
"Pemerintah selalu tak ingin campur urusan hukum apalagi ini urusannya KPK. Kita tahu KPK kredibel," ujar Teten di Gedung Bina Graha Kompleks Istana Kepresidenan, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Jumat (18/12/2015).
Teten juga menyebut Kementerian BUMN akan memberi dukungan jika dibutuhkan. Posisi pemerintah, kata Teten, akan netral terkait kasus ini.
"Pemerintah akan support. Menteri BUMN akan beri dukungan terhadap KPK," imbuh Teten.
Sementara itu dikonfirmasi secara terpisah pengacara Pelindo II Fredrich Yunadi menyatakan pembelian 3 unit Quay Container Crane sudah diaudit BPK. Bahkan BPK menyatakan tak ada masalah.
"Saya belum bisa banyak memberikan keterangan karena belum bertemu dengan Pak Lino. Tapi yang saya pastikan, pembelian 3 QCC itu sudah diaudit BPK dan dinyatakan clean and clear. Tidak ada kerugian negara sama sekali," kata Fredrich saat dihubungi.
Sementara itu, RJ Lino yang coba dihubungi belum memberikan jawaban. Telepon dan pesan singkat yang dikirimkan belum juga dijawab. (detik.com)
"Pemerintah selalu tak ingin campur urusan hukum apalagi ini urusannya KPK. Kita tahu KPK kredibel," ujar Teten di Gedung Bina Graha Kompleks Istana Kepresidenan, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Jumat (18/12/2015).
Teten juga menyebut Kementerian BUMN akan memberi dukungan jika dibutuhkan. Posisi pemerintah, kata Teten, akan netral terkait kasus ini.
"Pemerintah akan support. Menteri BUMN akan beri dukungan terhadap KPK," imbuh Teten.
Sementara itu dikonfirmasi secara terpisah pengacara Pelindo II Fredrich Yunadi menyatakan pembelian 3 unit Quay Container Crane sudah diaudit BPK. Bahkan BPK menyatakan tak ada masalah.
"Saya belum bisa banyak memberikan keterangan karena belum bertemu dengan Pak Lino. Tapi yang saya pastikan, pembelian 3 QCC itu sudah diaudit BPK dan dinyatakan clean and clear. Tidak ada kerugian negara sama sekali," kata Fredrich saat dihubungi.
Sementara itu, RJ Lino yang coba dihubungi belum memberikan jawaban. Telepon dan pesan singkat yang dikirimkan belum juga dijawab. (detik.com)

0 komentar :
Post a Comment